FOREVER LOVE
Cast :
Park Jimin
Kim Taehyung
Jeon Jungkook
OC
Rate : T
Kami telah berteman
sejak dulu dan selalu menjadi cassanova di sekolah. Walau kami tidak ingin
menjadi seperti tapi lingkingan menuntut untuk seperti ini. Walaupun banyak
wanita yang mendekati kami tapi tak seorangpun yang mendapat hati kami tapi sekarang
setelah bertahun tahun kami menemukan wanita yang telah merebut hati kami.
“hai,
kalian sedang apa?” tanyanya kepada kedua temannya yang tingkahnya seperti anak
kecil lebih tepatnya seperti tom and jerry walau begitu itulah yang menjadikan
mereka akab.
“seperti
biasa seperti tidak tahu saja kami seperti apa,hhhhhh”jawab temannya yang
sedang duduk.
“hei
hyung sudah mengerjakan tugas han ssaem belum?”tanya salah satu temannya yang
menuju bnagkunya dan memeperlihatkan bukunya
“hei itu
bukuku sejak kapan kau mengambilnya!!!!!”Jimin mengejarnya dan pada saat itu
BRRUUKKK.
“ouccchh,
kalau jalan lihat lihat dong” rintihnya
“maaf
aku tidak sengaja. Tapi siapa kau kau murid barukah?” tanay jimin menyelidik.
“ok tak
apa aku trima maaf mu, iya aku murid baru disini. Emmmt apa aku bisa meminta
tolong bisakah kau tunjukan dimana ruang kepala sekolah?”pintanya lau jimin
menunjukkan jalannya saja kaena dia harus mencari taehyung karena ia membawa
lari bukunya.
“oohhh
ok, terimakasih atas petunjuknya”
Kelas
mereka telah berlangsung dan Han ssaem menyuruh mengumpulkan tugas yang telah
di berikannya minggu lalu. Setelah itu dia berbicara.
“kita
kan mendapat 3 teman baru di kelas ini, kalian yang ada di depan silahkan masuk
dan perkenalkan diri kalian masing masing”kata han ssaem. Sebagian dari mereka
sedikit bingung mengapa banyak sekali murid baru yang masuk kelas ini tapi jika
dipikir lagi itu hal yang lumrah karena kelas mereka yang paling sedikit
orangnnya. Itu karena kelas mereka adalah kelas yang berbeda kelas dimana di
isi orang orang bisa dikatakan jenius.
“annyeonghaseyo”
salam mereka kompak.”perkenalkan namaku Jung Sana pIndahan dari busan senang
bisa bertemu kalian mohon bantuannya” lalu ia membungkuk dan tersenyum dengan
sangat manis.
“perkenalkan
namaku Han Jaean panggil saja aku JA mohon bantuannnya”
“dan aku
Kim Hara salam kenal dan mohon bantuannya” perkenalan mereka selesai dan han
ssaem pun menyuruh mereka duduk dan pelajaran dimulai.
KKKRRIIIIIIIIIIINGGGGGG!!!!!!!!!!!
Bel pun
berbunyi dan kelas selesai lalu semua siswa pun pergi tak terkecuali tiga pria
cassanova sekolah itu, sebelumnya jimin pun menghampiri salah satu murid baru.
“emmt
maaf kau tadi yang ku tabrakkan. Tidak kusangka kau berada di kelas ini dan aku
belum memperkenalkan diri namaku Jimin , Park Jimin. Namamu tadi jung sana kan.
Mau kekakntin bareng?”
“emmtt
boleh tapi aku ajak mereka sekalian ya”
“karena
kalian masuk bersamaan jadi kalian telah berkenalan dulu dan belum mengenal yang
lain kalau begitu ayo”ajak jimin tannpa ragu karena dua orang temannya telah
berada di kantin terlebih dahulu.
“tae ,
kook aku bawa teman baru yang tadi. Ini bukan apa-apa karena aku merasa
bersalah telah menabrak sana tadi saata ku mengejarmu tae” katanya sambil
terkekeh kecil.
“oh ok
maaf gara gara aku si bantet kami menabrakmu,hhhhhhh”kata taehyung.
“iya
tidak apa apa kok aku juga udah nggak apa-apa kok”jawab sana.
“JA ayo
pesan makanan dulu” pinta hara. Lalu mereka makan bersama sambil bercanda
karena kalimat taehyung yang ceplas ceplos dan ia pun membuat ekspresi aneh
yang membuat mereka tertawa terbahak bahak. Setelah itu mereka kembali ke kelas
dengan berjalan bersama sama di perjalanan mereka mendapat perkataan-perkataan
tak pantas dari fans fans trio cassanova itu.
Dasar perayu kalia tidak pantas berada di
dekat mereka
Seharusnya kalian tahu diri
Jungkook oppa apa kau akan terus
berada di sampingnya
Hei anak baru menyingkirlah dari
mereka bertiga
Kata
kata itu terus dilontarkan sampai kelas mereka untuk mereka cassanova itu
adalah hal yang biasa tapi itu tidak untuk anak baru, tapi tidak untuk JA. Jam
telah menunjukkan waktu pulang tapi saat sana mengajak teman temannya pulang JA
bilang “ kalian pulanglah terlebih dahulu ada hal yang harus ku urus”
“kalau
begitu ya sudah, aku dan Hara pulang duluan hati hati ya pulangnnya” kata sana.
Langit telah menunjukan jingganya dan mulai gelap itulah pertanda untuk JA
pulang. Kebiasaan yang selalu ia lakukan setelah pulang sekolah adalah menari
untuk meruntuhkan rasa penatnya dan pulang saat hari mulai gelap. Tanpa ia
sadari ada yang melihatnya saat ia ingin beberes barang barangnya.
“emmt
apakah kau JA, kenapa kau belum pulang?”tanya jungkook tanpa permisi.
“oh eh
jungkook tidak apa-apa kok, lalu kenapa kau juga belum pulang?”tanya JA.
“aku
baru saja selesai latihan rutin di club dance, lalu aku kemari untuk mengambil
buku”jawabnya sambil menuju bnagkunya dan mengambil buku dan memperlihatkan
bukunya ke JA. “ apa kau juga sedang menari soalnya saat aku berada di ujung
lorong aku mendengar lantunan musik hip-hop?” tanyanya lagi (jungkook kepo
hhhhhhh J)
“oh
emmmt”sambil menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal”iya”
“kalau
begitu kau bisa masuk club dance kau bisa mencurahkan bakatmu disana, aku dan
jimin juga da di sana” tawar jungkook.
“akan ku
pikirkan”jawabnya sambil tersenyum manis. “oh iya kau pulang naik apa?”
tanyanya.
“aku
pulang naik bus seperti anak sekolah biasanya” jawabnya sambil berjalan keluar
sekolah. “rumahmu dimana mungkin aku bisa mengantarmu”tawarnya lagi.
“apartemenku
ada di ujung jalan ini” jawabnya. “kalau begitu bareng saja karena ini
kebetulan atau bagaiman aku juga ada di apatermen itu, hhhhhhh”
Lalu
mereka pulang bersama menaiki motor jungkook dan berpisah di lift karena mereka
berbeda lantai saja.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
~ ~ ~
Hara sedang
terburu-buru karena ia bangun kesiangan tak di duga bus yang terakhir sudah
lewat jika ia menunggu bus maka ia akan terlambat sambil kebingungan lalu ia
berfikir untuk naik taxi jika ia naik taxi maka ia akan kehilangan uang
jajannya. Tiba tiba ada mobil berhenti di depanya dan meminta nya untuk naik jika
ia tidak ingin terlambat sambil memberikan senyuman khasnya yang membuat
siapapun meleleh melihatnya.
“tidak
apa apa ini aku masuk?”tanaynya sedikit ragu.
“oh
ayolah kita satu sekolah, satu kelas dan seharusnya kau menerima bantuan
temanmu ini” jawab taehyung dengan pasti. Merekapun berangkat bersama tanpa
terlambat hanya saja seperti biasa Hara masih menerima kata kata buruk dari
penggemar taehyung namun ia sekarang tak
lagi memperdulikan hal itu karena mereka telah terbiaa dengan ucapan itu bagi
mereka itu adalah hal yang wajar jika tak melakukan hal yang aneh.
“terimakasih
atas tumpangannya tae,hhhhhh”tutur hara
“sama-sama
kita kan teman, dan ini kali pertama aku mau mengajak seorang wanita masuk
mobilku setelah ibuku,hhhhhh”jawab taehyung dan hara pun tersipu malu dan
karena jawaban taehyung itu membuat suasana kikuk diantara mereka.
Saat
istirahat mereka berenam hanya duduk dikelas dan berbincang layaknya teman
akrab karena mereka telah berteman dari mereka pertama bertemu sampai seklarang dan sekarang JA pun lebih
terbuka karena dia telah mendapatkan teman yang baik tak hanya memeras uangnnya
saja karena tak bisa di sangkal bahwa JA adalah anak dari pengusaha kaya di
korea (daebak hhhhhh J) selain itu dia juga telah menerima tawaran jungkook
untuk masuk club dance. Sana dan jimin pun sekarang sudah mulai akrab setelah
kejadian tabrakan pada saat pertama ketemu dan tak bisa di sangkal bahwa ada
yang aneh diantara hubungan mereka.
“ujian
akhir akan berlangsung satu bulan lagi, apa kalian udah siap menghadapinya?” tutur
hara agak cemas.
“siap
tidak siap harus bisa mau gimana lagi kan udah rutinitas semua siswa padaa
akhir tahun hhhhhhh” jawab taehyung dengan santai.
“belajar
bareng ok juga sepertinya? Gimana
pendapat kalian?”tanya jungkook “jujur saja aku sedikit ragu untuk
menghadapinya, hhhhhh”
“boleh
juga pulang sekolah di rumahku, karena rumahku sepi seperti biasa. Gimnana?”
tawar jimin.
“kalau
begitu nanti pulang sekolah, tapi kita akan cari buku di perpustakaan dulu”
jawab sana.
Mereka
berbincang sampai kelas dimulai kembali tak disangka ada seseorang yang
memperhatikan mereka dan menaruh kebencian kepada JA dan teman-temannya.
“Akan ku balas karena kau telah merebutnya
dari ku kau anak baru tapi sudah berani mengganggu oarang yang mengincarnya
dari dulu tunggu saja nanti” ucapnya dalam hati.
Setelah
pulang sekolah mereka berpisah di depan kelas dan JA, hara , dan Sana pergi ke
perpusatakaan mencari buku untuk materi nanti, dengan buku tanpa guru itu tak
masalah karena mereka adalah murid murid terpandai di sekolah. Tanpa disadari
oleh mereka Minri dan Hyunjin mengikuti mereka untuk memberi pelajaran karena telah membuatnya geram selama dua bulan
karena mereka selalu berada di sekitar cassanova yang notabennya telah mereka
incar sejak sekolah menengah. Mereka berusaha keras untuk dapat masuk sekolah
ini dan mereka merasa orang yang mereka incar tak menghargainya dan memilih
orang baru yang mereka kenal.
“masuk
dan aku matiakan lampunya dan ku tutup pintunya bicaralah dengan mereka” tutur
Hyunjin mereka tahu bahwa Sana dan Hara takut kegelapan.
Setelah
mereka bertiga masuk Minri menyusul tanpa ketahuan oleh mereka bertiga saat
mereka memilih buku lampu mati dan Minri memulai aksinya.
“dasar
wanita tak tahu malu, terus saja nempel sama Jimin bukannya jera karena di
bully tiap hari malah tambah nempel. Dasar brengsek!!!!!” sambil berjalan
mendekati mereka bertiga.
“sebelumnya kami ingin melakukan yang lebih tapi karena
kalian selalu berada di dekat mereka kami tidak mungkin melakukannya di depan
mereka. Jika kalian pikir kami ini pengecut silahkan jika ini bisa membuat
kalian jauh dari mereka ” dengan tertawa tanpa bersalah dan berjalan mendekat
dan menarik rambut sana dan membenturkana ke rak buku terdekat karena dia yang paling mudah untuk dijangkau
karena JA sudah menangani hara yang sudah mulai sesak nafas.
“ini
baru permulaan tunggu yang selanjutnya hahahahaha” lalu lampu hidup dan
bersamaan dengan gebrakan pintu perpustakaan.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
~ ~ ~
“kenapa
mereka lama sekali” cemas Jungkook
“tak
apamungkin mereka sedang mampir dulu”jawab tenang seorang Jimin.”iya kook
mereka kan wanita, tapi perasaanku tidak dengan mereka”tambah Taehyung.
“perasaanku
juga tidak enek dengan mereka” jawab jungkook tambah cemas karena perkataan
Taehyung”kalau begitu aku akan menyusul mereka ke sekolah”tanpa pikir panjang
jungkkok mengambil kuncimotornya dan pergi dari rumha jimin.
Sesampainya
jungkook di sekolah dia berlari menuju
perpustakaan , namun nihil dia tidak menemukan mereka disana. “JA kau dimana”
menghempasaka tubuhnya ketembokdan mendengus kesal.
Diapun
mencari seluruh penjuru sekolah namun sama mereka semua tak ada disana. Namun
Drrrt........drrrt......drrrrt.......ddrrrrt
Bunyi
handphone membuyarkan lamunan Jungkook saata berfikir mau kemana lagi ia
mencari karena ia sangat pasarah dan menampilkan panggilan dari jimin.
“kook kau diman, cepatlah ke rumha sakit
mereka ada disini.jangan tanya kenapa cepatlah saja” sambungan telefonpun
terputus dan ia pun langsung pergi ke rumah sakit dengan kecepatan penuh dan
tak menghiraukn pengguna jalan yang lain yang ada di pikirannya hanya JA dan
teman temannya.
“JA kau
tak apa”sambil memeluk JA sesampainya ia di rumah sakit “oh maaf JA aku tak
sengaja”tutur jungkook dan muka JA pun berubah menjadi merah karena malu.
“tak
apa-apa aku tahu kau khawatir pada kami”sambil menatap mata bulat jungkook.
“apa
yang sebenarnya terjadi kenapa kalian bisa disini ?”tanyanya”sekarang diman yang
lain,merekajuga baik baik sajakan?” lanjutnya,
Muka JA
menunjukkan ekspresi rumit dan terlihat sedih terpancar dari matanya “sekarang
lebih baik kau masuk kedalam mereka semua ada disana” jawabnya.
“Jimin
apa yang terjadi kanapa mereka semua bisa disini”penasaran jungkook”dan Hara
kenapa bisa seperti ini?”tambahnya.
JA pun
menjelaskan apa yang terjadi terhadap mereka yang membuat mereka menjadi
seperti serta membatalkan rencana merekauntuk beljar bersama. Tak hanya
Jungkook tapi Jimin dan Taehyung dibuat geram dengan sikap penggemarnya yang
berlebihan, tak disangka mereka berbuat senekat ini.
“arrrgggghhhh,
aku tak bisa diam jika harus seperti ini apa kita harus membalasnya” geram
taehyung. Bisa dibilang dialah yang paling geram karena ya bisa dibilang
Taehyung telah menaruh hati pada Hara dan rencananya dia akan menyatakan
cintanya kepada Hara. Ini lah kenapa ia mengajak mereka semua belajar bersama,
tapi itu semua gagal karena ulah penggemar mereka yang tak disangka anarkis.
“tae
tenanglah, ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin”tutur JA
“ini hal
yang pertama kali kami rasakan dulunya tidak pernah merasakan hal ini, man
mungkin kami tidak geram. Tapi tae walau ini hal yang pertama bisakah kau lebih
tenag dan perhatikan Hara dulu saja agar cepat pulih” kata jugkook lebih tenang karena ia tahu bahwa JA tak
apa-apa.
“ini
pertama kali untuk kalian tapi tidak denganku” tutur Jimin mengejutkan semua
orang yang ada di ruangan itu, terutama Sana yang ada di pelukannya karenaia
baru saja bangu dari pingsannya karena
terbentur rak.
“apa
maksudmu Jim?” tanaya taehyung “ apa kau pernah mengalami hal ini” lanjutnya.
“apa
yang melakukan hal ini kepada kalian ini berpostur lebih pendek dari kalian dan memiliki suara nyaring dan
memiliki aksen yang tak dimiliki orang korea?” tanya jimin.
“jika
dilihat saat mmenrik rambutku dia memang
lebih pendek dariku” jawab Sana dengan lirih.
“suranya
ia memiliki aksen jepang dan tak begitu fasih berbahsa korea” tambah JA.
“tak
disangka dia mengikutiku sampai disini. Maaf teman karena aku yang menjadikan
mereka tak aman pada saat ini” sambil menghembuskan nafasanya “dia Minri , Kim
Minri. Itu nama koreanya tapi nama aslinya Aiko. Dia teman saat aku SMP di
Jepang dan saat bertemu denganku dia berubah dan mulai mengancam semua murid
perempuan yang dekat denganku dengan mnegatakan aku ini hnaya miliknya” tutur
Jimin”tapi ini sudah keterlaluan.
Tak
disangka Taehyung besiap engan pukulannya yang mengarah ke Jimin tapi teah di
tahan oleh jungkook.
“
tenanglah tae ini bukan kesalahan jimin jadi lebih baik kita cari dia saat Hara
sudah pulih dan kita selesaikan mengapa dia sampai seperti ini. Dan kau Jim
kaulah yang harus menyelesakannya, karena ini bersangkutan langsung denganmu”
kata jungkook menenangkan taehyung.
Selain
itu Sana hanya tersenyum kecut yang menandakan ia sangat kecewa dan sedih
karena orang yang ia sukai telah diakui orang lain sebagai miliknya walau Jimin
tidak mengkuinya tapi ia sangatlah cemburu.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
~ ~ ~
Dua hari
setelah hari kejadian yang menimpa JA, Sana, dan Hara. Dan skarang Harapun
sudah masuk sekolah untung saja ia cepat di larikan ke rumah sakit. Hari ini
pula mereka semua akan menemui Minri untuk menjelaskan apa maksut yang ia
lakukan sampai sampai ia melukai orang yang mendekati Jimin,Jungkook dan
Taehyung.
“Jim
jangan lupa nanti kau temui Minri dan kau ajak ke taman belakang. Nanti kita
akan tunggu” ingat jungkook. Sikap Taehyung terhadap Jimin masih seperti dua
hari yang lalu tapi sekarang ia lebih mengendalikan emosinyaa dan selalu di
ingatkan jungkook dan Hara ini semua bukan salah Jimin.
“iya
kook”sambil menghembuskan maafsnya karena tamenyangka dia mengikutinya sampai
disini.
Di
istirahat pertama Jimin menuju kelas Minri. Dan seperti biasanya dia langsung
mendapat pusat perhatian dan yang paling membuat Jimin kesal saata ia panggil
Minri ia langung menggandeng tangan Jimin tanpa ragu ynag membuat semua wanita
di sana membicarakan hal yang biasa.
“bisa
tidak kau lepaskan tanganku Ri!!” tegas Jimin.
“iya
jim, kenapa kau kesini?”tanya Minri sok manis
“aku
perlu bicara denganmu, tapi bukan disini ayo ikut aku” tutur Jimin.
“ok mau
kemana kita, hanya kita berduakan?”tanya Minri .
Namun
jimin tak menjawab dan akhirnya mereka tiba di taman belakang sekolah. Dan
disitulah Jimin mulaimembuka pertanyaannya.
“apa kau
tahu kenapa aku mencarimu dan mengjakmu kesini?” tanya jimin tegas dan dingin.
“memang
apa, apa ada yang salah dengan ku. Atau kau akan membicarakan tentang
perrsaanmu padaku?’
Dari
jauh mereka di lihat oleh teman-teman Jimin, namun masih mendengar suara Jimin
dan Minri.
“dasar
cewek penggoda nggak tahu malu udah di tolak sampai dia pergi masih aja yang
diikuti, sekarang siapa yang BRENGSEK!!!???” kata Sana dengan muka merah padam.
Ditempat
lain jimin dan Minri masih melanjutkan percakapannnya.
“a...a...apa
yang kau maksud Jim aku tidak mengerti” titah Minri tak percaya bahwa jimin
mengajaknya kesini hanya untuk membicarakan hal seperti ini “apa kau punya
bukti jika aku yang melakukannya?” lanjut Minri.
“jika
kau minta bukti ini buktinya kau menjatuhkannya saat menjambakku” sahut Sana
dan mereka semua keluar menunjukkan penjepit rambutnya karena mereka bertiga
tak memakai penjepit rambut.
“apa itu
belum cukup untuk membuktikna bahwa kau pelakunya ha...!?” tambah taehyung.
“ok ok
ok aku menyerah aku takkan menyangkalnya, tapi apa kau tahu kenapa aku
melakukan ini Jim?” tanya Minri dengan mata berkaca kaca bersiap untuk
menangis. “aku mealukan ini agar kau tahu bahwa aku telah menyukaimu saat kau
masih di jepang 4 tahun yang dan aku harap kau dapat membalas perasaanku ini. Tapi
aku tak menyangka hanya dengan bertemu wanita itu yang tanpa usaha kau langsung
bersamanya dan melupakan orang yang selalu berusha untuk mendapatkan hatimu”
tutur Minri sangat jelas.
“tapi
kau tahu dari dulu aku tidak meyukaimu dan itu aku sudah katakan empat tahun
lau ri. Apa kau tahu ini perbuatan yang salah. Ini membuatku tak ingin lagi
mengenal dirimu ri, sungguh perbuatanmu sulit untuk diamaafkan” jawab Jimin
tegas.
“terserah
saja kau mau menganggapku apa tapi aku akan selalu mengagumimu jim selalu”
tegas Minri disertai tangisannya.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
~ ~ ~
Hasil
ujian akhir hari ini di umumkan semua siswa kelas tiga telah menunggu tak
terkecuali Jimin, Jungkook, Taehyung, Sana, JA dan Hara.
“aku
sungguh tak sabar untuk melihat nilaiku walau aku sangat gugup saat ini” tutur
Hara cemas dengan nilainya.
“tenaglah
ra nilaimu pasti akan baik baik saja seeprti biasanya kaukan yang paling pintar
diantara kami hhhhhh” jawab taehyung berlebihan.
“apaan
sih aku ini biasa biasa saja tahu”sambil mencubit pinggang taehyung reflek.
Pengumuman
terdengar bahwa hasil ujian akhir telah di pasang di setiap papan pengumuman.
Semua murid pun bergegas menuju papan pengumuman terdekat dari kelas masing
masing.
“hei im
Hara aku tak salah kan, tapi ini luar biasa kau berada di peringkat pertama dan
pertama kalinya Kim namjoon itu kalah hhhhhh” ujar Taehyung
“lihat
kau juga tak kalah kau sekarang bisa masuk 20 besar”balas Hara.
“bagaimana
dengan kalian?” tanya Hara kesemua temannya.
“sama
seperti teman di kelas kita yang lain, dari 30 ornag yang ada dikelas kita
semuanya mendapat peringkat satu sampai tiga puluh”tutur Jimin dengan sangat
tenang.
Namun
pemandangan yang mengerikan terdapat pada seluruh siswa yanga dadi dekat mereka
tapi berbeda kelas mereka menunjukan aura yang iangin menerkam kenam orang itu.
Sebelummereka mendapat makian dari siswa lain mereka lari terlebih dahulu
menuju kelas masing-masing.
“Hara
kau memang luar biasa baru masuk satu semester tapi kaudapat mengalahkan si
Namjoon itu hhhhhh” ujar Jungkook,.
“kau
berlebihan kook” ucap Hara dengan wajah memerah manahan malu “peeringkat kalian
juga meningkatkan?” tanya Hara.
“iyap
itu benar” jawab serempak mereka semua.
Lalu Han
ssaem pun masuk dan semua siswa pun duduk dengan rapi saat guru itu datang.
Tapi ada yanga aneh dengan wajah guru itu dia memasang ekspresi yang sulit
ditebak karena dia kelihatannya akan memberikan berita yang mungkin tak akan
diduga-duga.
“selamat
kalian telah dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan, mmmtt tidakitu
sangat memuaskan tak sia sia aku mengajari kalian hhhhhh” ujarnya dengan
senyuaman yang jarang ia keluarkan. “aku akan memberikan berita yang sangat
menggembirakan untuk kalian dan ini baru pertama kalinya di lakukan di sekolah
kita, minggu depan untuk merayankan kelulusan kalian sekolah akan mengadan prom
night untuk kalian”. Katanya dan senyuman mengembang lebih lebar dan manis
untuk di lihat.
“YYYEEEEAAAHHHH!!!!”teriak
semua siswa di kelas itu tak terkecualli mereka bereneam.
“kita
akan mempersiapkan penampilan yang memukau untuk kalian” ujar jungkook bersiap
untuk prom night nanti bukan hanya dia tapi JA juga.
“kita
akan menjadi pasangan yang paling memukau si prom night nanti, iya kan Sana?”
tanya imin mengejutkan sana.
“eh....?”
jawab Sana “ apa maksud mu Jim, tapi jiaka itu mau mu aku akan menjadi
pasanganmu” lanjutnya lebih mengejutkan dan membuat Jimin bersemangat.
“kalau
begitu kita juga tidak akan kalah benarkan Hara”ujar Taehyung yang telah
menantikan hal ini dan mungkin ini akan menjadi kesempatannya unutk menyatakan
perasaannnya dan hara hanya menjawab dengan senyuman karena menahan malu.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
~ ~ ~
Malam yang
ditunggu semua murid di Yusin Senior High school khususnya semua kelas 3 karena
ini adalah malam terakhir bagi mereka dan tak akan melewatkan pengalaman yang
mungkin tak akan hilang dari ingatan mereka.
“dimana
pasanganmu Jim?” anya taehyung sambil memperhatikan sekeliling Jimn tapi
takmemnemukan yang ia cari.
“sadangkan
kau, mana Hara?” tannya Jimin.
“jawab
dulu pertanyaanku Jim, soalnya Hara tidak menjawab panggilanku mungkin dia
bersama pasanganmu” dengus kesal taehyung.
Setelah
itu semua orang yanga ad di ruangan itu melihat seseorang, tidak tepatnya dua
orang wanita yang sangat cantik dan langsung mendapat pusat perhatian dengan
gaun yang sangat cantik yanga sangat cocok dengan tubuh mereka.
“Jimin,
maaf aku sedikit terlambat karena hara bersukeras untuk tidak mau memakai gaun
itu padahal itu sanagt cocok dengannya” ujar Sana.
“tidak
apa-apa ini belum terlambat kok, kalau begitu ayo kita pergi agar mereka dapat
berduaan hhhhh” jawab jimin
Setelah
mereka pergi Taehyung hanya melihaat Hara tanpa berkedip karena kaget dengan
penampilan Hara yang berubah dan sekarang dis ungguh cantik.
“Tae kau
kenapa, ada yang salah denngn pakaianku? Apakah aku perlu mennggati baju ini?”
tanya ragu Hara
“eh...ehhh...
tidak kok kau sangat cocok dengan yang kau kenkan saat ini seperti kata Sana.
Kalau begitu ayo nikmati malam ini sampai puas hhhh” kata taehyung bersemangat.
Saat
semua orang menikmati malam terakhir mereka tiba-tiba lampu di ruangan itu mati
dan sebuah lampu yang hanya menerangi tengah tenagh lantai dansa.
“inilah
saatnya” gumam Taehyung dan tersenyem tipis. Dan tanpa sadar Hara mendengar dan
bingung dengan apa yang dikatakan Taehyung.
Lalu dua
orang berjalan menuju cahaya itu dan mereka adalah JA dan Jungkook. Tak di
sangka mereka menari dengan begitu lincahnya dan sangat romantis seperti
sepasang kekasih namun mereka dipastikan akan menjadi sepasang kekasih setelah
malam ini berakhir. Tarian mereka akan segera selesai dan saat selesai Jungkook
sekarang berada di posisi berlutut di depan JA dengan memegang bunga dan lampu
pun menyala kembali.
“maukah
kau menjadi kekasihku?” tanya mereka bersamaan, mereka adalah Jungkook, Jimin,
dan Taehyung.
Semua
orang yang ada disana kaget setelah mendengar pernyataan cinta ketiga cassanova
kepada tiga gadis baru yang baru saja masuk kedalam kehidupan tiga cassanova
itu. Ketiga gadis itu hanya tersenyum malu karena mereka mendapat pernyataan
cinta di saat semua oranng melihatnanya. Karena tak bisa mengungkapkan kata
kata mereka hanya menganggukan kepalanya.
“terima
kasih telah menerimaku Hara, aku akan selalu berada di sisihmu” ujar taehyung
sambil memeluk Hara.
“San aku
harap kau tidak akan meninggalkanku hhhhhh” tutur Jimin
“seharusnya
aku yang mengatakan hal itu Jim” dengan tersenyum manis dan mencubit pinggang
Jimin. Dan tanpa disangka-sangka jimin mengecup bibir Sana sekilas dan membuat
Sana, tidak buakn hanya Sana tapi semua oarang yang meliahat kelakuan Jimin.
“ayo
kita nikmati malam ini berdua honey” dia mengatakan sedikit keras dan membuat
sana lebih malu tapi apa yang daya dia juga menginginkan hal itu.
“Jungkook
kau lah orang pertama yang pertam kali mencintaiku dengn tulus,ku harap kau tak
akan mengingkari janjimu kook” ujar JA saat mendapat pelukan dari Jungkook.
“itu
tidak akan karena kau telah menjadi orang yang berharga bagiku” lalu dari
lantai tas terdengar teriakan seseorang yang tak asing bagi mereka semua dia
adalah Han ssaem.
“MARI
KITA RAYAKAN KELULUSAN KALIAN DAN NIKMATILAH PESTA KALI IN!!!!” musik hip hop
pun terdengar dan mereka lebih semangat merayakan hari terakhir mereka sebelum
menuju Universitas.
~ ~ ~ ~ ~ ~ END ~ ~
~ ~ ~ ~ ~
Terimakaih
telah membaca ceritakku ini
Maaf
jika banyak typo dan nggak ada kesan karena ini
FF oneshoot pertamaku
Jangan
lupa saran dan kritiknya
Terimakasih
J







Keren kak.. (y)
BalasHapus