Selasa, 22 November 2016

[ONESHOOT] FOREVER LOVE


FOREVER LOVE

Cast     :
Park Jimin
Kim Taehyung
Jeon Jungkook
OC
Rate     :  T



Kami telah berteman sejak dulu dan selalu menjadi cassanova di sekolah. Walau kami tidak ingin menjadi seperti tapi lingkingan menuntut untuk seperti ini. Walaupun banyak wanita yang mendekati kami tapi tak seorangpun yang mendapat hati kami tapi sekarang setelah bertahun tahun kami menemukan wanita yang telah merebut hati kami.




            “hai, kalian sedang apa?” tanyanya kepada kedua temannya yang tingkahnya seperti anak kecil lebih tepatnya seperti tom and jerry walau begitu itulah yang menjadikan mereka akab.
            “seperti biasa seperti tidak tahu saja kami seperti apa,hhhhhh”jawab temannya yang sedang duduk.
            “hei hyung sudah mengerjakan tugas han ssaem belum?”tanya salah satu temannya yang menuju bnagkunya dan memeperlihatkan bukunya
            “hei itu bukuku sejak kapan kau mengambilnya!!!!!”Jimin mengejarnya dan pada saat itu BRRUUKKK.
            “ouccchh, kalau jalan lihat lihat dong” rintihnya
            “maaf aku tidak sengaja. Tapi siapa kau kau murid barukah?” tanay jimin menyelidik.
            “ok tak apa aku trima maaf mu, iya aku murid baru disini. Emmmt apa aku bisa meminta tolong bisakah kau tunjukan dimana ruang kepala sekolah?”pintanya lau jimin menunjukkan jalannya saja kaena dia harus mencari taehyung karena ia membawa lari bukunya.
            “oohhh ok, terimakasih atas petunjuknya”
            Kelas mereka telah berlangsung dan Han ssaem menyuruh mengumpulkan tugas yang telah di berikannya minggu lalu. Setelah itu dia berbicara.
            “kita kan mendapat 3 teman baru di kelas ini, kalian yang ada di depan silahkan masuk dan perkenalkan diri kalian masing masing”kata han ssaem. Sebagian dari mereka sedikit bingung mengapa banyak sekali murid baru yang masuk kelas ini tapi jika dipikir lagi itu hal yang lumrah karena kelas mereka yang paling sedikit orangnnya. Itu karena kelas mereka adalah kelas yang berbeda kelas dimana di isi orang orang bisa dikatakan jenius.
            “annyeonghaseyo” salam mereka kompak.”perkenalkan namaku Jung Sana pIndahan dari busan senang bisa bertemu kalian mohon bantuannya” lalu ia membungkuk dan tersenyum dengan sangat manis.
            “perkenalkan namaku Han Jaean panggil saja aku JA mohon bantuannnya”
            “dan aku Kim Hara salam kenal dan mohon bantuannya” perkenalan mereka selesai dan han ssaem pun menyuruh mereka duduk dan pelajaran dimulai.

KKKRRIIIIIIIIIIINGGGGGG!!!!!!!!!!!

            Bel pun berbunyi dan kelas selesai lalu semua siswa pun pergi tak terkecuali tiga pria cassanova sekolah itu, sebelumnya jimin pun menghampiri salah satu murid baru.
            “emmt maaf kau tadi yang ku tabrakkan. Tidak kusangka kau berada di kelas ini dan aku belum memperkenalkan diri namaku Jimin , Park Jimin. Namamu tadi jung sana kan. Mau kekakntin bareng?”
            “emmtt boleh tapi aku ajak mereka sekalian ya”
            “karena kalian masuk bersamaan jadi kalian telah berkenalan dulu dan belum mengenal yang lain kalau begitu ayo”ajak jimin tannpa ragu karena dua orang temannya telah berada di kantin terlebih dahulu.
            “tae , kook aku bawa teman baru yang tadi. Ini bukan apa-apa karena aku merasa bersalah telah menabrak sana tadi saata ku mengejarmu tae” katanya sambil terkekeh kecil.
            “oh ok maaf gara gara aku si bantet kami menabrakmu,hhhhhhh”kata taehyung.
            “iya tidak apa apa kok aku juga udah nggak apa-apa kok”jawab sana.
            “JA ayo pesan makanan dulu” pinta hara. Lalu mereka makan bersama sambil bercanda karena kalimat taehyung yang ceplas ceplos dan ia pun membuat ekspresi aneh yang membuat mereka tertawa terbahak bahak. Setelah itu mereka kembali ke kelas dengan berjalan bersama sama di perjalanan mereka mendapat perkataan-perkataan tak pantas dari fans fans trio cassanova itu.
            Dasar perayu kalia tidak pantas berada di dekat mereka
            Seharusnya kalian tahu diri
            Jungkook oppa apa kau akan terus berada di sampingnya
            Hei anak baru menyingkirlah dari mereka bertiga
            Kata kata itu terus dilontarkan sampai kelas mereka untuk mereka cassanova itu adalah hal yang biasa tapi itu tidak untuk anak baru, tapi tidak untuk JA. Jam telah menunjukkan waktu pulang tapi saat sana mengajak teman temannya pulang JA bilang “ kalian pulanglah terlebih dahulu ada hal yang harus ku urus”
            “kalau begitu ya sudah, aku dan Hara pulang duluan hati hati ya pulangnnya” kata sana. Langit telah menunjukan jingganya dan mulai gelap itulah pertanda untuk JA pulang. Kebiasaan yang selalu ia lakukan setelah pulang sekolah adalah menari untuk meruntuhkan rasa penatnya dan pulang saat hari mulai gelap. Tanpa ia sadari ada yang melihatnya saat ia ingin beberes barang barangnya.
            “emmt apakah kau JA, kenapa kau belum pulang?”tanya jungkook tanpa permisi.
            “oh eh jungkook tidak apa-apa kok, lalu kenapa kau  juga belum pulang?”tanya JA.
            “aku baru saja selesai latihan rutin di club dance, lalu aku kemari untuk mengambil buku”jawabnya sambil menuju bnagkunya dan mengambil buku dan memperlihatkan bukunya ke JA. “ apa kau juga sedang menari soalnya saat aku berada di ujung lorong aku mendengar lantunan musik hip-hop?” tanyanya lagi (jungkook kepo hhhhhhh J)
            “oh emmmt”sambil menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal”iya”
            “kalau begitu kau bisa masuk club dance kau bisa mencurahkan bakatmu disana, aku dan jimin juga da di sana” tawar jungkook.
            “akan ku pikirkan”jawabnya sambil tersenyum manis. “oh iya kau pulang naik apa?” tanyanya.
            “aku pulang naik bus seperti anak sekolah biasanya” jawabnya sambil berjalan keluar sekolah. “rumahmu dimana mungkin aku bisa mengantarmu”tawarnya lagi.
            “apartemenku ada di ujung jalan ini” jawabnya. “kalau begitu bareng saja karena ini kebetulan atau bagaiman aku juga ada di apatermen itu, hhhhhhh”
            Lalu mereka pulang bersama menaiki motor jungkook dan berpisah di lift karena mereka berbeda lantai saja.


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


            Hara sedang terburu-buru karena ia bangun kesiangan tak di duga bus yang terakhir sudah lewat jika ia menunggu bus maka ia akan terlambat sambil kebingungan lalu ia berfikir untuk naik taxi jika ia naik taxi maka ia akan kehilangan uang jajannya. Tiba tiba ada mobil berhenti di depanya dan meminta nya untuk naik jika ia tidak ingin terlambat sambil memberikan senyuman khasnya yang membuat siapapun meleleh melihatnya.
            “tidak apa apa ini aku masuk?”tanaynya sedikit ragu.
            “oh ayolah kita satu sekolah, satu kelas dan seharusnya kau menerima bantuan temanmu ini” jawab taehyung dengan pasti. Merekapun berangkat bersama tanpa terlambat hanya saja seperti biasa Hara masih menerima kata kata buruk dari penggemar  taehyung namun ia sekarang tak lagi memperdulikan hal itu karena mereka telah terbiaa dengan ucapan itu bagi mereka itu adalah hal yang wajar jika tak melakukan hal yang aneh.
            “terimakasih atas tumpangannya tae,hhhhhh”tutur hara
            “sama-sama kita kan teman, dan ini kali pertama aku mau mengajak seorang wanita masuk mobilku setelah ibuku,hhhhhh”jawab taehyung dan hara pun tersipu malu dan karena jawaban taehyung itu membuat suasana kikuk diantara mereka.
            Saat istirahat mereka berenam hanya duduk dikelas dan berbincang layaknya teman akrab karena mereka telah berteman dari mereka pertama bertemu sampai seklarang dan sekarang JA pun lebih terbuka karena dia telah mendapatkan teman yang baik tak hanya memeras uangnnya saja karena tak bisa di sangkal bahwa JA adalah anak dari pengusaha kaya di korea (daebak hhhhhh J) selain itu dia juga telah menerima tawaran jungkook untuk masuk club dance. Sana dan jimin pun sekarang sudah mulai akrab setelah kejadian tabrakan pada saat pertama ketemu dan tak bisa di sangkal bahwa ada yang aneh diantara hubungan mereka.
            “ujian akhir akan berlangsung satu bulan lagi, apa kalian udah siap menghadapinya?” tutur hara agak cemas.
            “siap tidak siap harus bisa mau gimana lagi kan udah rutinitas semua siswa padaa akhir tahun hhhhhhh” jawab taehyung dengan santai.
            “belajar bareng  ok juga sepertinya? Gimana pendapat kalian?”tanya jungkook “jujur saja aku sedikit ragu untuk menghadapinya, hhhhhh”
            “boleh juga pulang sekolah di rumahku, karena rumahku sepi seperti biasa. Gimnana?” tawar jimin.
            “kalau begitu nanti pulang sekolah, tapi kita akan cari buku di perpustakaan dulu” jawab sana.
            Mereka berbincang sampai kelas dimulai kembali tak disangka ada seseorang yang memperhatikan mereka dan menaruh kebencian kepada JA dan teman-temannya.
            “Akan ku balas karena kau telah merebutnya dari ku kau anak baru tapi sudah berani mengganggu oarang yang mengincarnya dari dulu tunggu saja nanti” ucapnya dalam hati.
            Setelah pulang sekolah mereka berpisah di depan kelas dan JA, hara , dan Sana pergi ke perpusatakaan mencari buku untuk materi nanti, dengan buku tanpa guru itu tak masalah karena mereka adalah murid murid terpandai di sekolah. Tanpa disadari oleh mereka Minri dan Hyunjin mengikuti mereka untuk memberi pelajaran karena telah membuatnya geram selama dua bulan karena mereka selalu berada di sekitar cassanova yang notabennya telah mereka incar sejak sekolah menengah. Mereka berusaha keras untuk dapat masuk sekolah ini dan mereka merasa orang yang mereka incar tak menghargainya dan memilih orang baru yang mereka kenal.
            “masuk dan aku matiakan lampunya dan ku tutup pintunya bicaralah dengan mereka” tutur Hyunjin mereka tahu bahwa Sana dan Hara takut kegelapan.
            Setelah mereka bertiga masuk Minri menyusul tanpa ketahuan oleh mereka bertiga saat mereka memilih buku lampu mati dan Minri memulai aksinya.
            “dasar wanita tak tahu malu, terus saja nempel sama Jimin bukannya jera karena di bully tiap hari malah tambah nempel. Dasar brengsek!!!!!” sambil berjalan mendekati mereka bertiga.
“sebelumnya kami ingin melakukan yang lebih tapi karena kalian selalu berada di dekat mereka kami tidak mungkin melakukannya di depan mereka. Jika kalian pikir kami ini pengecut silahkan jika ini bisa membuat kalian jauh dari mereka ” dengan tertawa tanpa bersalah dan berjalan mendekat dan menarik rambut sana dan membenturkana ke rak buku terdekat  karena dia yang paling mudah untuk dijangkau karena JA sudah menangani hara yang sudah mulai sesak nafas.
            “ini baru permulaan tunggu yang selanjutnya hahahahaha” lalu lampu hidup dan bersamaan dengan gebrakan pintu perpustakaan.


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


            “kenapa mereka lama sekali” cemas Jungkook
            “tak apamungkin mereka sedang mampir dulu”jawab tenang seorang Jimin.”iya kook mereka kan wanita, tapi perasaanku tidak dengan mereka”tambah Taehyung.
            “perasaanku juga tidak enek dengan mereka” jawab jungkook tambah cemas karena perkataan Taehyung”kalau begitu aku akan menyusul mereka ke sekolah”tanpa pikir panjang jungkkok mengambil kuncimotornya dan pergi dari rumha jimin.
            Sesampainya jungkook di  sekolah dia berlari menuju perpustakaan , namun nihil dia tidak menemukan mereka disana. “JA kau dimana” menghempasaka tubuhnya ketembokdan mendengus kesal.
            Diapun mencari seluruh penjuru sekolah namun sama mereka semua tak ada disana. Namun
            Drrrt........drrrt......drrrrt.......ddrrrrt
            Bunyi handphone membuyarkan lamunan Jungkook saata berfikir mau kemana lagi ia mencari karena ia sangat pasarah dan menampilkan panggilan dari jimin.
            “kook kau diman, cepatlah ke rumha sakit mereka ada disini.jangan tanya kenapa cepatlah saja” sambungan telefonpun terputus dan ia pun langsung pergi ke rumah sakit dengan kecepatan penuh dan tak menghiraukn pengguna jalan yang lain yang ada di pikirannya hanya JA dan teman temannya.
            “JA kau tak apa”sambil memeluk JA sesampainya ia di rumah sakit “oh maaf JA aku tak sengaja”tutur jungkook dan muka JA pun berubah menjadi merah karena malu.
            “tak apa-apa aku tahu kau khawatir pada kami”sambil menatap mata bulat jungkook.
            “apa yang sebenarnya terjadi kenapa kalian bisa disini ?”tanyanya”sekarang diman yang lain,merekajuga baik baik sajakan?” lanjutnya,
            Muka JA menunjukkan ekspresi rumit dan terlihat sedih terpancar dari matanya “sekarang lebih baik kau masuk kedalam mereka semua ada disana” jawabnya.
            “Jimin apa yang terjadi kanapa mereka semua bisa disini”penasaran jungkook”dan Hara kenapa bisa seperti ini?”tambahnya.
            JA pun menjelaskan apa yang terjadi terhadap mereka yang membuat mereka menjadi seperti serta membatalkan rencana merekauntuk beljar bersama. Tak hanya Jungkook tapi Jimin dan Taehyung dibuat geram dengan sikap penggemarnya yang berlebihan, tak disangka mereka berbuat senekat ini.
            “arrrgggghhhh, aku tak bisa diam jika harus seperti ini apa kita harus membalasnya” geram taehyung. Bisa dibilang dialah yang paling geram karena ya bisa dibilang Taehyung telah menaruh hati pada Hara dan rencananya dia akan menyatakan cintanya kepada Hara. Ini lah kenapa ia mengajak mereka semua belajar bersama, tapi itu semua gagal karena ulah penggemar mereka yang tak disangka anarkis.
            “tae tenanglah, ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin”tutur JA
            “ini hal yang pertama kali kami rasakan dulunya tidak pernah merasakan hal ini, man mungkin kami tidak geram. Tapi tae walau ini hal yang pertama bisakah kau lebih tenag dan perhatikan Hara dulu saja agar cepat pulih” kata jugkook  lebih tenang karena ia tahu bahwa JA tak apa-apa.
            “ini pertama kali untuk kalian tapi tidak denganku” tutur Jimin mengejutkan semua orang yang ada di ruangan itu, terutama Sana yang ada di pelukannya karenaia baru saja bangu  dari pingsannya karena terbentur rak.
            “apa maksudmu Jim?” tanaya taehyung “ apa kau pernah mengalami hal ini” lanjutnya.
            “apa yang melakukan hal ini kepada kalian ini berpostur lebih pendek  dari kalian dan memiliki suara nyaring dan memiliki aksen yang tak dimiliki orang korea?” tanya jimin.
            “jika dilihat saat  mmenrik rambutku dia memang lebih pendek dariku” jawab Sana dengan lirih.
            “suranya ia memiliki aksen jepang dan tak begitu fasih berbahsa korea” tambah JA.
            “tak disangka dia mengikutiku sampai disini. Maaf teman karena aku yang menjadikan mereka tak aman pada saat ini” sambil menghembuskan nafasanya “dia Minri , Kim Minri. Itu nama koreanya tapi nama aslinya Aiko. Dia teman saat aku SMP di Jepang dan saat bertemu denganku dia berubah dan mulai mengancam semua murid perempuan yang dekat denganku dengan mnegatakan aku ini hnaya miliknya” tutur Jimin”tapi ini sudah keterlaluan.
            Tak disangka Taehyung besiap engan pukulannya yang mengarah ke Jimin tapi teah di tahan oleh jungkook.
            “ tenanglah tae ini bukan kesalahan jimin jadi lebih baik kita cari dia saat Hara sudah pulih dan kita selesaikan mengapa dia sampai seperti ini. Dan kau Jim kaulah yang harus menyelesakannya, karena ini bersangkutan langsung denganmu” kata jungkook menenangkan taehyung.
            Selain itu Sana hanya tersenyum kecut yang menandakan ia sangat kecewa dan sedih karena orang yang ia sukai telah diakui orang lain sebagai miliknya walau Jimin tidak mengkuinya tapi ia sangatlah cemburu.


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~



            Dua hari setelah hari kejadian yang menimpa JA, Sana, dan Hara. Dan skarang Harapun sudah masuk sekolah untung saja ia cepat di larikan ke rumah sakit. Hari ini pula mereka semua akan menemui Minri untuk menjelaskan apa maksut yang ia lakukan sampai sampai ia melukai orang yang mendekati Jimin,Jungkook dan Taehyung.
            “Jim jangan lupa nanti kau temui Minri dan kau ajak ke taman belakang. Nanti kita akan tunggu” ingat jungkook. Sikap Taehyung terhadap Jimin masih seperti dua hari yang lalu tapi sekarang ia lebih mengendalikan emosinyaa dan selalu di ingatkan jungkook dan Hara ini semua bukan salah Jimin.
            “iya kook”sambil menghembuskan maafsnya karena tamenyangka dia mengikutinya sampai disini.
            Di istirahat pertama Jimin menuju kelas Minri. Dan seperti biasanya dia langsung mendapat pusat perhatian dan yang paling membuat Jimin kesal saata ia panggil Minri ia langung menggandeng tangan Jimin tanpa ragu ynag membuat semua wanita di sana membicarakan hal yang biasa.
            “bisa tidak kau lepaskan tanganku Ri!!” tegas Jimin.
            “iya jim, kenapa kau kesini?”tanya Minri sok manis
            “aku perlu bicara denganmu, tapi bukan disini ayo ikut aku” tutur Jimin.
            “ok mau kemana kita, hanya kita berduakan?”tanya Minri .
            Namun jimin tak menjawab dan akhirnya mereka tiba di taman belakang sekolah. Dan disitulah Jimin mulaimembuka pertanyaannya.
            “apa kau tahu kenapa aku mencarimu dan mengjakmu kesini?” tanya jimin tegas dan dingin.
            “memang apa, apa ada yang salah dengan ku. Atau kau akan membicarakan tentang perrsaanmu padaku?’
            Dari jauh mereka di lihat oleh teman-teman Jimin, namun masih mendengar suara Jimin dan Minri.
            “dasar cewek penggoda nggak tahu malu udah di tolak sampai dia pergi masih aja yang diikuti, sekarang siapa yang BRENGSEK!!!???” kata Sana dengan muka merah padam.
            Ditempat lain jimin dan Minri masih melanjutkan percakapannnya.
            “a...a...apa yang kau maksud Jim aku tidak mengerti” titah Minri tak percaya bahwa jimin mengajaknya kesini hanya untuk membicarakan hal seperti ini “apa kau punya bukti jika aku yang melakukannya?” lanjut Minri.
            “jika kau minta bukti ini buktinya kau menjatuhkannya saat menjambakku” sahut Sana dan mereka semua keluar menunjukkan penjepit rambutnya karena mereka bertiga tak memakai penjepit rambut.
            “apa itu belum cukup untuk membuktikna bahwa kau pelakunya ha...!?” tambah taehyung.
            “ok ok ok aku menyerah aku takkan menyangkalnya, tapi apa kau tahu kenapa aku melakukan ini Jim?” tanya Minri dengan mata berkaca kaca bersiap untuk menangis. “aku mealukan ini agar kau tahu bahwa aku telah menyukaimu saat kau masih di jepang 4 tahun yang dan aku harap kau dapat membalas perasaanku ini. Tapi aku tak menyangka hanya dengan bertemu wanita itu yang tanpa usaha kau langsung bersamanya dan melupakan orang yang selalu berusha untuk mendapatkan hatimu” tutur Minri sangat jelas.
            “tapi kau tahu dari dulu aku tidak meyukaimu dan itu aku sudah katakan empat tahun lau ri. Apa kau tahu ini perbuatan yang salah. Ini membuatku tak ingin lagi mengenal dirimu ri, sungguh perbuatanmu sulit untuk diamaafkan” jawab Jimin tegas.
            “terserah saja kau mau menganggapku apa tapi aku akan selalu mengagumimu jim selalu” tegas Minri disertai tangisannya.


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
            Hasil ujian akhir hari ini di umumkan semua siswa kelas tiga telah menunggu tak terkecuali Jimin, Jungkook, Taehyung, Sana, JA dan Hara.
            “aku sungguh tak sabar untuk melihat nilaiku walau aku sangat gugup saat ini” tutur Hara cemas dengan nilainya.
            “tenaglah ra nilaimu pasti akan baik baik saja seeprti biasanya kaukan yang paling pintar diantara kami hhhhhh” jawab taehyung berlebihan.
            “apaan sih aku ini biasa biasa saja tahu”sambil mencubit pinggang taehyung reflek.
            Pengumuman terdengar bahwa hasil ujian akhir telah di pasang di setiap papan pengumuman. Semua murid pun bergegas menuju papan pengumuman terdekat dari kelas masing masing.
            “hei im Hara aku tak salah kan, tapi ini luar biasa kau berada di peringkat pertama dan pertama kalinya Kim namjoon itu kalah hhhhhh” ujar Taehyung
            “lihat kau juga tak kalah kau sekarang bisa masuk 20 besar”balas Hara.
            “bagaimana dengan kalian?” tanya Hara kesemua temannya.
            “sama seperti teman di kelas kita yang lain, dari 30 ornag yang ada dikelas kita semuanya mendapat peringkat satu sampai tiga puluh”tutur Jimin dengan sangat tenang.
            Namun pemandangan yang mengerikan terdapat pada seluruh siswa yanga dadi dekat mereka tapi berbeda kelas mereka menunjukan aura yang iangin menerkam kenam orang itu. Sebelummereka mendapat makian dari siswa lain mereka lari terlebih dahulu menuju kelas masing-masing.
            “Hara kau memang luar biasa baru masuk satu semester tapi kaudapat mengalahkan si Namjoon itu hhhhhh” ujar Jungkook,.
            “kau berlebihan kook” ucap Hara dengan wajah memerah manahan malu “peeringkat kalian juga meningkatkan?” tanya Hara.
            “iyap itu benar” jawab serempak mereka semua.
            Lalu Han ssaem pun masuk dan semua siswa pun duduk dengan rapi saat guru itu datang. Tapi ada yanga aneh dengan wajah guru itu dia memasang ekspresi yang sulit ditebak karena dia kelihatannya akan memberikan berita yang mungkin tak akan diduga-duga.
            “selamat kalian telah dinyatakan lulus dengan nilai yang memuaskan, mmmtt tidakitu sangat memuaskan tak sia sia aku mengajari kalian hhhhhh” ujarnya dengan senyuaman yang jarang ia keluarkan. “aku akan memberikan berita yang sangat menggembirakan untuk kalian dan ini baru pertama kalinya di lakukan di sekolah kita, minggu depan untuk merayankan kelulusan kalian sekolah akan mengadan prom night untuk kalian”. Katanya dan senyuman mengembang lebih lebar dan manis untuk di lihat.
            “YYYEEEEAAAHHHH!!!!”teriak semua siswa di kelas itu tak terkecualli mereka bereneam.
            “kita akan mempersiapkan penampilan yang memukau untuk kalian” ujar jungkook bersiap untuk prom night nanti bukan hanya dia tapi JA juga.
            “kita akan menjadi pasangan yang paling memukau si prom night nanti, iya kan Sana?” tanya imin mengejutkan sana.
            “eh....?” jawab Sana “ apa maksud mu Jim, tapi jiaka itu mau mu aku akan menjadi pasanganmu” lanjutnya lebih mengejutkan dan membuat Jimin bersemangat.
            “kalau begitu kita juga tidak akan kalah benarkan Hara”ujar Taehyung yang telah menantikan hal ini dan mungkin ini akan menjadi kesempatannya unutk menyatakan perasaannnya dan hara hanya menjawab dengan senyuman karena menahan malu.


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


            Malam yang ditunggu semua murid di Yusin Senior High school khususnya semua kelas 3 karena ini adalah malam terakhir bagi mereka dan tak akan melewatkan pengalaman yang mungkin tak akan hilang dari ingatan mereka.
            “dimana pasanganmu Jim?” anya taehyung sambil memperhatikan sekeliling Jimn tapi takmemnemukan yang ia cari.
            “sadangkan kau, mana Hara?” tannya Jimin.
          “jawab dulu pertanyaanku Jim, soalnya Hara tidak menjawab panggilanku mungkin dia bersama pasanganmu” dengus kesal taehyung.
            Setelah itu semua orang yanga ad di ruangan itu melihat seseorang, tidak tepatnya dua orang wanita yang sangat cantik dan langsung mendapat pusat perhatian dengan gaun yang sangat cantik yanga sangat cocok dengan tubuh mereka.
            “Jimin, maaf aku sedikit terlambat karena hara bersukeras untuk tidak mau memakai gaun itu padahal itu sanagt cocok dengannya” ujar Sana.
            “tidak apa-apa ini belum terlambat kok, kalau begitu ayo kita pergi agar mereka dapat berduaan hhhhh” jawab jimin
            Setelah mereka pergi Taehyung hanya melihaat Hara tanpa berkedip karena kaget dengan penampilan Hara yang berubah dan sekarang dis ungguh cantik.
            “Tae kau kenapa, ada yang salah denngn pakaianku? Apakah aku perlu mennggati baju ini?” tanya ragu Hara
            “eh...ehhh... tidak kok kau sangat cocok dengan yang kau kenkan saat ini seperti kata Sana. Kalau begitu ayo nikmati malam ini sampai puas hhhh” kata taehyung bersemangat.
            Saat semua orang menikmati malam terakhir mereka tiba-tiba lampu di ruangan itu mati dan sebuah lampu yang hanya menerangi tengah tenagh lantai dansa.
            “inilah saatnya” gumam Taehyung dan tersenyem tipis. Dan tanpa sadar Hara mendengar dan bingung dengan apa yang dikatakan Taehyung.
            Lalu dua orang berjalan menuju cahaya itu dan mereka adalah JA dan Jungkook. Tak di sangka mereka menari dengan begitu lincahnya dan sangat romantis seperti sepasang kekasih namun mereka dipastikan akan menjadi sepasang kekasih setelah malam ini berakhir. Tarian mereka akan segera selesai dan saat selesai Jungkook sekarang berada di posisi berlutut di depan JA dengan memegang bunga dan lampu pun menyala kembali.
            “maukah kau menjadi kekasihku?” tanya mereka bersamaan, mereka adalah Jungkook, Jimin, dan Taehyung.
            Semua orang yang ada disana kaget setelah mendengar pernyataan cinta ketiga cassanova kepada tiga gadis baru yang baru saja masuk kedalam kehidupan tiga cassanova itu. Ketiga gadis itu hanya tersenyum malu karena mereka mendapat pernyataan cinta di saat semua oranng melihatnanya. Karena tak bisa mengungkapkan kata kata mereka hanya menganggukan kepalanya.
           “terima kasih telah menerimaku Hara, aku akan selalu berada di sisihmu” ujar taehyung sambil memeluk Hara.
            “San aku harap kau tidak akan meninggalkanku hhhhhh” tutur Jimin
            “seharusnya aku yang mengatakan hal itu Jim” dengan tersenyum manis dan mencubit pinggang Jimin. Dan tanpa disangka-sangka jimin mengecup bibir Sana sekilas dan membuat Sana, tidak buakn hanya Sana tapi semua oarang yang  meliahat kelakuan Jimin.
            “ayo kita nikmati malam ini berdua honey” dia mengatakan sedikit keras dan membuat sana lebih malu tapi apa yang daya dia juga menginginkan hal itu.
            “Jungkook kau lah orang pertama yang pertam kali mencintaiku dengn tulus,ku harap kau tak akan mengingkari janjimu kook” ujar JA saat mendapat pelukan dari Jungkook.
            “itu tidak akan karena kau telah menjadi orang yang berharga bagiku” lalu dari lantai tas terdengar teriakan seseorang yang tak asing bagi mereka semua dia adalah Han ssaem.
            “MARI KITA RAYAKAN KELULUSAN KALIAN DAN NIKMATILAH PESTA KALI IN!!!!” musik hip hop pun terdengar dan mereka lebih semangat merayakan hari terakhir mereka sebelum menuju Universitas.


~ ~ ~ ~ ~ ~ END ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


Terimakaih telah membaca ceritakku ini
Maaf jika banyak typo dan nggak ada kesan karena ini
 FF oneshoot pertamaku
Jangan lupa saran dan kritiknya

Terimakasih J